Trigliserida

Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang terdapat dalam darah dan berbagai organ dalam tubuh. Dari sudut ilmu kimia, trigliserida merupakan subtansi yang teridir dari gliserol yang mengikat gugus asam lemak. Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak akan meningkatkan trogliserida di dalam darah dan cenderung meningkatkan kadar kolesterol. Lemak yang berasal dari buah-buahan seperti kelapa, durian dan avokad tidak mengandung kolesterol, tetapi kadar trogliseridanya tinggi. Beberapa faktor yang mempengaruhi kadar trigliserida di dalam darah adalah kegemukan atau obesitas, makanan berlemak, gula biasa (glucose) dan alkohol.  Ppara ahli mengeaskan bahwa peningkatan kadar trigliserida di dalam darah merupakan salah satu faktor resiko penyakit jantung koroner.

Kadar trogliserida simpanan lemak tubuh, juga terdapat dalam aliran darah. Trigliserida adalah sumber energy yang sangat penting bagi otot jantung. Peningkatan jumlah trigliserida adalah faktor resiko bagi penyakit jantung dan stroke, terutama dalam hubungannya dengan kadar kolesterol LDL tinggi danatau resistensi insulin.  Asam-asam lemak ini bergantung pada panjang rantaidan derajat kejenuhannya. Asam lemak yang memiliki rantai pendek memiliki titik leleh (melting point) yang lebih rendsh an lebih mudah larut dalam air. Sebaliknya, semakin panjang rantai asam-asam lemak akan menyebabkan titik leleh yang lebih tinggi. Titik leleh juga tergantung pada derajat ketdakjenuhan. Asam-asam yang tidak jenuh memiliki titik leleh yang lebih rendah dibandingkan dengan asam-asam lemak jenuh yang memiliki panjang rantai serupa.

Gliserida dalam minyak bukan merupaka gliserida sederhana, tetapi merupakan gliserida campuran yaitu molekul gliserol berikatan dengan asam lemak yang berbeda. Asam lemak bebas yang terbentuk hanya terdapat dalam jumlah kecil dan sebagian besar terikat dalam ester. Trigliserida dapat berbentuk cait atau padat, tergantung asam lemak yang menyusunnya. Trigliserida akan berbentuk cair jika mengandung sejumlah besar asam lemak tidak jenuh yang mempunyai titik cair rendah. Secara alamiah, asam lemak jenuh yang mengandung atom karbon C1-C8 berbentuk cair, sedangkan lebih dari C8 akan berbentuk padat.

Trigliserida merupakan lemak-lemak darah yang cenderung naik seiring dengan konsumsi alkohol, peningkatan berat badan, diet yang kaya dengan gula dan lemak, serta kurangnya aktivitas gerak atau kurang olahraga. Penambahan trigliserida akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan stroke.terbukti bahwa orang yang mempunyak trigliserida tinggi cenderung mendapatkan resiko tambahan tekanan darah dan penyakit diabetes.

Trigliserida di dalam jaringan di luar hepar (pembuluh darah, otot, dan jaringan lemak), dihidrosis (dipecah)oleh enzim lipoprotein lipase. Oleh hepar, sisa hidrolisis di metabolisasikan menjadi LDL.


=====================================

>>> Kapsul Garlic (Bawang Putih), Bagus Untuk Mencegah dan Mengobati Penyakit Kolesterol, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>